Uang Sehari-hari
Cara Mengatur Uang Bulanan dengan Cara Paling Sederhana
Jawaban singkatnya
Cara paling sederhana adalah memisahkan uang ke beberapa pos begitu diterima, sebelum sempat terpakai.
Banyak orang gagal mengatur uang bukan karena malas, tapi karena caranya terlalu rumit sampai berhenti di minggu kedua.
Bayangkan uang masuk seperti air dari satu keran. Kalau ditampung di satu ember besar, Anda tidak tahu bagian mana yang sudah terpakai. Kalau dituang ke beberapa ember kecil yang diberi nama sejak awal, Anda langsung tahu ember mana yang tinggal sedikit.
Empat ember yang cukup untuk memulai
- Kebutuhan tetap. Sewa, listrik, air, cicilan, transportasi.
- Belanja harian. Makan, jajan, keperluan mendadak kecil.
- Simpanan. Dana darurat dulu, sebelum yang lain.
- Tenang. Sedikit untuk hal yang Anda nikmati, supaya rencananya tahan lama.
Bagaimana kalau penghasilan Anda tidak tetap, misalnya dari berdagang atau pekerjaan lepas?
Kalau penghasilan naik-turun
- Hitung penghasilan terendah dalam beberapa bulan terakhir, bukan yang tertinggi.
- Susun ember berdasarkan angka terendah itu.
- Kelebihan pada bulan ramai jangan langsung dibelanjakan, simpan sebagai penyangga bulan sepi.
- Bulan sepi diambil dari penyangga, bukan dari utang.
Cara ini membuat bulan ramai menopang bulan sepi, sehingga pengeluaran Anda tidak ikut naik-turun sederas penghasilannya.
Berapa besar tiap ember? Tidak ada rumus yang cocok untuk semua orang. Yang penting urutan pengisiannya, bukan angkanya.
Contoh pembagian penghasilan Rp 5.000.000
| Kebutuhan tetap | Rp 2.750.000 |
|---|---|
| Belanja harian | Rp 1.250.000 |
| Simpanan | Rp 750.000 |
| Tenang | Rp 250.000 |
Ilustrasi. Kalau kebutuhan tetap Anda lebih besar, wajar bagian lain mengecil dulu.
Tiga kebiasaan yang paling menolong
- Pisahkan begitu uang masuk, bukan di akhir bulan dari sisanya.
- Simpanan diperlakukan seperti tagihan yang wajib dibayar, bukan sisa.
- Cek sekali seminggu, lima menit saja, cukup melihat ember mana yang menipis.
Kalau bulan ini gagal, jangan berhenti. Mulai lagi bulan depan tanpa merasa bersalah. Yang menentukan hasilnya adalah berapa banyak bulan Anda kembali mencoba.
Beberapa hal yang paling sering membuat pengaturan uang gagal, beserta jalan keluarnya:
Masalah dan jalan keluarnya
| Uang habis sebelum akhir bulan | Pecah belanja harian jadi jatah mingguan |
|---|---|
| Simpanan selalu tidak kebagian | Pindahkan simpanan di hari gajian |
| Lupa tagihan yang jatuh tempo | Tulis semua tagihan tetap beserta tanggalnya |
| Belanja mendadak karena diskon | Beri jeda satu hari sebelum membeli di luar rencana |
| Menyerah setelah sebulan gagal | Mulai lagi bulan berikutnya, tanpa mengulang dari nol |
Ilustrasi masalah yang umum, bukan resep yang cocok untuk semua keadaan.
Kalau setelah semuanya diatur ternyata pengeluaran pokok tetap lebih besar daripada penghasilan, masalahnya bukan pada pengaturan. Yang dibutuhkan adalah menambah pemasukan, mengurangi beban tetap, atau mencari bantuan. Menyadarinya lebih cepat jauh lebih baik daripada menutupinya dengan utang baru.
Bagian ini memakai istilah aslinya. Kalau terasa berat, tidak apa-apa dilewati.
Metode ini secara umum disebut penganggaran berbasis pos, dan intinya adalah membatasi keputusan belanja lewat batas yang ditetapkan di awal, bukan lewat pengendalian diri saat sedang berbelanja.
Pencatatan rinci berguna, tetapi bagi banyak orang pemisahan di awal lebih menentukan daripada catatan yang lengkap namun ditinggalkan.
Beberapa pembagian yang sering dipakai sebagai titik awal membagi penghasilan menjadi kebutuhan, keinginan, dan simpanan dengan porsi tertentu. Angka porsinya bukan aturan baku dan hampir selalu perlu disesuaikan dengan biaya tempat tinggal serta jumlah tanggungan.
Yang lebih menentukan daripada porsi adalah urutannya: simpanan diperlakukan sebagai kewajiban di awal periode, bukan sebagai sisa di akhir periode.
Boleh disalin apa adanya, lalu tanyakan ke siapa pun yang menawarkan sesuatu kepada Anda.
- Berapa pengeluaran tetap saya setiap bulan, tanpa menebak?
- Kalau penghasilan saya berkurang seperempat, ember mana yang bisa saya kecilkan?
- Simpanan saya terisi di awal bulan, atau menunggu sisa?
Istilah di halaman ini
Anggaran
Paling gampang: Menentukan uang dipakai untuk apa saja, sebelum uangnya habis duluan.
Contohnya: Begitu gajian, uang langsung dibagi ke pos kebutuhan, belanja, dan simpanan.
Dana darurat
Paling gampang: Simpanan yang sengaja disiapkan untuk hal tak terduga, dan gampang diambil.
Contohnya: Motor mogok atau anak sakit di tengah bulan, tanpa harus berutang.
Biaya
Paling gampang: Uang yang keluar bukan untuk membeli, tapi untuk mengurus.
Contohnya: Biaya transfer Rp 6.500 tiap kirim, biaya admin bulanan, potongan pajak.
Cicilan
Paling gampang: Membayar sedikit demi sedikit setiap bulan sampai lunas.
Contohnya: Motor Rp 20 juta dibayar Rp 1 juta per bulan selama 24 bulan, totalnya Rp 24 juta.
- Pisahkan uang ke beberapa pos begitu diterima.
- Simpanan diisi lebih dulu, bukan dari sisa akhir bulan.
- Rencana yang sederhana dan bertahan lebih berguna daripada rencana rapi yang berhenti.
Menandai selesai hanya menyimpan catatan di perangkat Anda. Tidak ada akun dan tidak ada sertifikat.
Bacaan lain di topik Uang Sehari-hari
Dana Darurat Itu Apa, dan Berapa Idealnya?
Uang yang sengaja disiapkan untuk kejadian tak terduga, disimpan di tempat yang gampang diambil.
Bedanya Menabung dan Investasi Itu Apa?
Menabung menjaga uang tetap ada. Investasi berusaha menumbuhkannya, dengan menerima kemungkinan berkurang.
Cicilan: Berapa Sebenarnya yang Anda Bayar?
Angsuran per bulan terlihat ringan. Yang perlu dilihat adalah totalnya sampai lunas.