Duit JelasBelajar uang tanpa ribet

Daftar periksa

Cek sebelum percaya

Lima pertanyaan sederhana. Kalau ada satu saja yang tidak bisa dijawab dengan jelas, jawabannya bukan “nanti dipikir” — jawabannya “belum sekarang”.

  1. 1
    Uangnya dipakai untuk apa?

    Harus ada jawaban konkret: dipinjamkan ke siapa, dipakai berdagang apa, atau dibelikan aset apa. Jawaban seperti “diputar oleh tim ahli” bukan jawaban.

  2. 2
    Siapa yang memegang uangnya?

    Anda sendiri, atau sebuah perusahaan? Kalau perusahaan: namanya siapa, terdaftar di mana, dan apakah aset nasabah dipisahkan dari aset perusahaan.

  3. 3
    Dari mana hasilnya berasal?

    Harus ada pihak nyata yang membayar dari kegiatan nyata. Kalau uangnya berasal dari setoran anggota baru, itu bukan hasil usaha.

  4. 4
    Bagaimana cara mengambilnya kembali?

    Berapa lama prosesnya, ada masa kunci atau tidak, ada batas harian atau tidak, dan apa yang terjadi kalau banyak orang menarik bersamaan.

  5. 5
    Apa yang terjadi jika rencana gagal?

    Siapa yang menanggung, Anda antre di urutan ke berapa, dan apakah Anda sanggup kalau seluruh uang itu tidak kembali.

Yang bisa Anda periksa sendiri, gratis

Sebelum menyetor, cari nama badan hukum perusahaannya di kanal resmi. Kalau namanya tidak ditemukan sama sekali, itu informasi penting.

  • Untuk perdagangan berjangka dan komoditi: alat cek legalitas milik Bappebti, termasuk daftar pialang, pedagang aset kripto, dan emas digital.
  • Perusahaan yang izinnya sudah dicabut juga didaftar terbuka. Nama lama kadang masih dipakai untuk menawarkan.
  • Untuk penawaran di luar itu, periksa status izinnya di kanal resmi Otoritas Jasa Keuangan.

Cocokkan nama badan hukumnya, bukan nama aplikasinya. Keduanya sering berbeda.

Baca pelajaran lengkapnya

Kabar yang berkaitan Kripto Sekarang Diawasi OJK: Apa Artinya untuk Uang Kita? 24 Agustus 2026 Kabar yang berkaitan Hampir Semua Orang Punya Produk Keuangan. Berapa yang Paham? 27 Agustus 2026