Uang punya Anda yang dipakai untuk memulai sesuatu. Belum tambah, belum kurang.
Contoh sehari-hari
Anda beli dagangan Rp 500.000 untuk warung. Rp 500.000 itu modal Anda.
Arti sebenarnya
Jumlah uang yang Anda keluarkan untuk memulai. Modal bukan hasil. Kalau uang yang kembali masih di bawah modal, Anda belum untung, Anda baru balik modal sebagian.
Untung
Tambahan di atas modal, setelah semua biaya.
Versi paling gampang
Sisa uang setelah modal Anda kembali dan semua biaya dibayar.
Contoh sehari-hari
Dagangan modal Rp 500.000 laku Rp 650.000, ongkos angkut Rp 30.000. Untungnya Rp 120.000, bukan Rp 150.000.
Arti sebenarnya
Selisih positif antara uang yang masuk dan modal ditambah seluruh biaya. Sebelum biaya dihitung, angkanya belum bisa disebut untung.
Rugi
Uang yang kembali lebih kecil daripada modal.
Versi paling gampang
Kebalikan untung. Anda mengeluarkan lebih banyak daripada yang kembali.
Contoh sehari-hari
Dagangan modal Rp 500.000, yang laku cuma Rp 380.000. Anda rugi Rp 120.000.
Arti sebenarnya
Selisih negatif antara nilai yang kembali dan modal ditambah biaya. Rugi bisa bersifat sementara bila aset belum dijual, dan menjadi tetap begitu aset dijual atau gagal dikembalikan.
Biaya
Semua potongan yang mengurangi hasil Anda.
Versi paling gampang
Uang yang keluar bukan untuk membeli, tapi untuk mengurus.
Contoh sehari-hari
Biaya transfer Rp 6.500 tiap kirim, biaya admin bulanan, potongan pajak.
Arti sebenarnya
Biaya pengelolaan, transfer, admin, dan pajak. Angka hasil yang dipromosikan umumnya belum memperhitungkannya, jadi hasil bersih Anda hampir selalu lebih kecil.
Pokok
Nama lain modal awal Anda.
Versi paling gampang
Uang dasar Anda, terpisah dari hasil apa pun.
Contoh sehari-hari
Anda taruh Rp 2.000.000 lalu dapat hasil Rp 40.000. Pokoknya tetap Rp 2.000.000.
Arti sebenarnya
Jumlah dasar yang Anda tempatkan, terpisah dari hasil yang tumbuh di atasnya. Sebagian produk membayar "hasil" yang sebenarnya memotong pokok Anda.
Imbal hasil (yield)
Hasil dibandingkan modal, dalam bentuk persen.
Versi paling gampang
Cara membandingkan: dari uang segini, hasilnya kira-kira seberapa besar.
Contoh sehari-hari
Modal Rp 1.000.000 menghasilkan Rp 60.000 setahun. Imbal hasilnya 6% setahun.
Arti sebenarnya
Cara membandingkan hasil antar pilihan. Angkanya bisa berubah dan bukan janji. Hampir selalu ditampilkan sebelum biaya, dan hampir selalu disetahunkan dari periode yang lebih pendek.
Bunga
Bayaran karena uang Anda dipinjam.
Versi paling gampang
Tambahan yang dibayar peminjam sebagai balas jasa memakai uang Anda.
Contoh sehari-hari
Anda pinjamkan Rp 1.000.000, setahun kemudian dikembalikan Rp 1.080.000. Rp 80.000 itu bunga.
Arti sebenarnya
Imbalan yang dibayar peminjam kepada pemilik uang atas pemakaian uang selama jangka waktu tertentu. Besarnya biasanya mencerminkan seberapa besar kemungkinan peminjam gagal membayar.
Bunga berbunga
Hasil yang ikut menghasilkan lagi.
Versi paling gampang
Hasil yang tidak diambil, lalu ikut bekerja seperti modal.
Contoh sehari-hari
Hasil Rp 60.000 tidak ditarik, tahun depan hasil dihitung dari Rp 1.060.000.
Arti sebenarnya
Kalau hasil tidak diambil dan ikut ditempatkan, hasil berikutnya dihitung dari jumlah yang lebih besar. Efeknya terasa dalam jangka panjang, dan bekerja dua arah: kerugian pun menumpuk dengan cara yang sama.
Risiko
Kemungkinan hasilnya tidak seperti harapan.
Versi paling gampang
Kemungkinan sesuatu tidak berjalan sesuai rencana.
Contoh sehari-hari
Anda bawa payung bukan karena pasti hujan, tapi karena mungkin hujan.
Arti sebenarnya
Bukan ramalan buruk, melainkan kemungkinan. Diukur dari seberapa sering bisa terjadi, seberapa besar dampaknya, dan apakah Anda sanggup menanggungnya.
Diversifikasi
Tidak menaruh semuanya di satu tempat.
Versi paling gampang
Membagi uang supaya satu masalah tidak menghabiskan semuanya.
Contoh sehari-hari
Telur tidak ditaruh di satu keranjang. Kalau satu keranjang jatuh, masih ada yang lain.
Arti sebenarnya
Membagi uang ke beberapa tempat berbeda sehingga satu kegagalan tidak menghapus seluruh dana. Diversifikasi mengurangi dampak, bukan menghapus risiko.
Likuiditas
Seberapa cepat bisa jadi uang tunai.
Versi paling gampang
Gampang tidaknya sesuatu dijual cepat tanpa banting harga.
Contoh sehari-hari
Motor laku dalam hitungan hari. Rumah bisa berbulan-bulan. Motor lebih likuid.
Arti sebenarnya
Semakin cepat sesuatu bisa dijual mendekati harga wajarnya, semakin likuid ia. Uang tunai paling likuid; aset dengan sedikit pembeli paling tidak likuid.
Masa kunci
Periode uang Anda tidak bisa ditarik.
Versi paling gampang
Waktu ketika uang Anda dikunci dan belum boleh diambil.
Contoh sehari-hari
Dana dikunci 30 hari. Hari ke-10 Anda butuh uang, tapi belum bisa ditarik.
Arti sebenarnya
Jangka waktu ketika penarikan tidak diizinkan atau dikenai denda. Selama periode ini Anda tidak bisa keluar meski keadaan memburuk.
Kustodi
Urusan siapa yang menyimpan aset Anda.
Versi paling gampang
Pertanyaan sederhana: barangnya dipegang Anda sendiri, atau dititipkan?
Contoh sehari-hari
Uang di dompet Anda pegang sendiri. Uang di bank dipegang bank.
Arti sebenarnya
Pengaturan penyimpanan aset. Kustodi sendiri berarti Anda memegang kunci dan seluruh tanggung jawab; kustodi pihak ketiga berarti perusahaan menyimpannya untuk Anda dan Anda bergantung pada kesehatan perusahaan itu.
Kustodian
Pihak yang menyimpan aset untuk Anda.
Versi paling gampang
Perusahaan yang memegang barang Anda dan mencatat itu milik Anda.
Contoh sehari-hari
Bank menyimpan uang Anda; Anda melihat angkanya di aplikasi.
Arti sebenarnya
Perusahaan atau lembaga yang memegang aset atas nama Anda. Kalau kustodian bermasalah, akses Anda bisa terganggu meski aset itu tercatat milik Anda.
Kunci pribadi
Kata sandi yang membuktikan aset digital itu milik Anda.
Versi paling gampang
Kunci rahasia. Siapa pun yang memegangnya bisa memindahkan aset Anda.
Contoh sehari-hari
Seperti kunci rumah yang tidak ada duplikatnya dan tidak bisa dibuatkan lagi.
Arti sebenarnya
Rangkaian rahasia yang memberi kendali atas aset digital. Kalau hilang, umumnya tidak bisa dipulihkan oleh siapa pun.
Aset
Sesuatu yang punya nilai dan bisa dimiliki.
Versi paling gampang
Barang atau hak yang bisa dijual atau dipakai menghasilkan.
Contoh sehari-hari
Motor, rumah kontrakan, emas, atau saldo di rekening.
Arti sebenarnya
Segala sesuatu bernilai yang Anda miliki. Sebagian aset menghasilkan karena dipakai orang lain, sebagian hanya berubah nilai mengikuti harga pasar.
Token
Catatan kepemilikan digital.
Versi paling gampang
Seperti kupon: nilainya tergantung apa yang bisa ditukar dengannya.
Contoh sehari-hari
Kupon pasar malam berharga karena panitia berjanji menukarnya, bukan karena kertasnya.
Arti sebenarnya
Entri di jaringan komputer bersama yang menyatakan sesuatu itu milik seseorang. Nilainya berasal dari apa yang diwakilinya dan siapa yang menjamin, bukan dari catatannya.
Blockchain
Buku catatan yang disalin banyak komputer.
Versi paling gampang
Catatan bersama yang sulit diubah diam-diam karena banyak yang menyimpan salinannya.
Contoh sehari-hari
Seperti buku warung yang salinannya dipegang sepuluh orang sekaligus.
Arti sebenarnya
Catatan transaksi yang disimpan bersama-sama sehingga sulit dipalsukan. Ia menjamin catatannya, bukan nilai dari apa yang dicatat.
Stablecoin
Token yang dirancang mengikuti nilai satu mata uang.
Versi paling gampang
Token yang dibuat supaya harganya tidak naik-turun, biasanya mengikuti dolar.
Contoh sehari-hari
Kupon yang dijanjikan selalu bisa ditukar Rp 10.000, selama panitianya sanggup.
Arti sebenarnya
Token yang menargetkan nilai tetap, umumnya satu dolar AS. Kestabilannya bergantung pada cadangan dan mekanisme penukaran, dan pernah gagal pada beberapa kasus.
Cadangan
Aset yang disimpan penerbit sebagai penjamin.
Versi paling gampang
Simpanan yang dipakai penerbit untuk menepati janjinya.
Contoh sehari-hari
Panitia menyimpan uang tunai supaya semua kupon bisa ditukar kapan saja.
Arti sebenarnya
Kumpulan aset yang dipakai penerbit untuk menepati janji penukaran. Kualitas cadangan dan kejujuran laporannya menentukan seberapa andal janji itu.
Penerbit
Pihak yang mengeluarkan token atau produk.
Versi paling gampang
Yang membuat dan berjanji. Kalau dia gagal, janjinya ikut gagal.
Contoh sehari-hari
Panitia yang mencetak kupon adalah penerbitnya.
Arti sebenarnya
Perusahaan atau lembaga yang menerbitkan suatu instrumen dan menanggung janji di baliknya.
Protokol
Aturan otomatis yang berjalan di jaringan.
Versi paling gampang
Program yang menjalankan aturan sendiri, tanpa petugas.
Contoh sehari-hari
Mesin minuman: masukkan uang, barang keluar, tanpa penjaga.
Arti sebenarnya
Program yang menjalankan aturan tanpa perantara manusia. Otomatis tidak berarti bebas risiko: kesalahan program tetap mungkin terjadi.
Nilai tukar
Harga satu mata uang terhadap mata uang lain.
Versi paling gampang
Berapa rupiah yang dibutuhkan untuk satu dolar hari ini.
Contoh sehari-hari
US$ 1.000 saat kurs Rp 16.000 bernilai Rp 16.000.000; saat kurs Rp 15.200 jadi Rp 15.200.000.
Arti sebenarnya
Perubahan kurs membuat nilai aset dolar Anda naik-turun dalam rupiah, meski jumlah dolarnya tidak berubah sama sekali.
Inflasi
Kenaikan harga barang dari waktu ke waktu.
Versi paling gampang
Uang yang sama besok membeli lebih sedikit barang.
Contoh sehari-hari
Dulu semangkuk bakso Rp 10.000, sekarang Rp 15.000.
Arti sebenarnya
Kalau harga naik lebih cepat daripada hasil Anda, saldo bertambah tapi daya beli berkurang.
Volatilitas
Seberapa liar harga bergerak naik-turun.
Versi paling gampang
Seberapa sering dan seberapa besar harga berubah.
Contoh sehari-hari
Harga cabai berubah tiap minggu; harga beras jauh lebih tenang.
Arti sebenarnya
Ukuran besar dan seringnya perubahan harga. Volatilitas rendah hanya menekan risiko harga, dan tidak menyentuh risiko lainnya.
Dana darurat
Uang khusus untuk kejadian mendadak.
Versi paling gampang
Simpanan yang sengaja disiapkan untuk hal tak terduga, dan gampang diambil.
Contoh sehari-hari
Motor mogok atau anak sakit di tengah bulan, tanpa harus berutang.
Arti sebenarnya
Dana yang disisihkan untuk kejadian tidak terencana, umumnya diukur dari beberapa kali pengeluaran bulanan. Yang dinilai adalah kesiapannya: nilainya stabil dan bisa dicairkan cepat.
Anggaran
Rencana pembagian uang sebelum dibelanjakan.
Versi paling gampang
Menentukan uang dipakai untuk apa saja, sebelum uangnya habis duluan.
Contoh sehari-hari
Begitu gajian, uang langsung dibagi ke pos kebutuhan, belanja, dan simpanan.
Arti sebenarnya
Pembagian penghasilan ke beberapa pos di awal periode. Fungsinya membatasi keputusan belanja lewat batas yang sudah ditetapkan, bukan lewat menahan diri saat sedang berbelanja.
Cicilan
Pembayaran yang dipecah menjadi beberapa kali.
Versi paling gampang
Membayar sedikit demi sedikit setiap bulan sampai lunas.
Contoh sehari-hari
Motor Rp 20 juta dibayar Rp 1 juta per bulan selama 24 bulan, totalnya Rp 24 juta.
Arti sebenarnya
Kewajiban membayar berkala hingga lunas. Harga sebenarnya adalah total seluruh angsuran ditambah uang muka dan biaya lain, bukan angka angsuran bulanan yang dipromosikan.
Bonus deposit
Kredit tambahan yang diberikan setelah Anda menyetor dana.
Versi paling gampang
Bukan uang yang bisa Anda tarik. Lebih mirip kupon yang hanya bisa dipakai di dalam.
Contoh sehari-hari
Setor Rp 10 juta, saldo terlihat Rp 20 juta. Yang bisa ditarik tetap punya Anda saja.
Arti sebenarnya
Kredit yang menambah kemampuan membuka posisi, tetapi umumnya tidak dapat ditarik dan dapat diambil kembali oleh pemberinya sesuai syarat, termasuk ketika kerugian membesar. Efek utamanya adalah memperbesar posisi, sehingga kerugian pada modal sendiri ikut membesar.
Legalitas
Status izin sebuah penyelenggara.
Versi paling gampang
Apakah pihak yang menawarkan produk punya izin dan diawasi.
Contoh sehari-hari
Nama perusahaannya bisa Anda cari sendiri di kanal resmi otoritas keuangan.
Arti sebenarnya
Status terdaftar dan diawasinya sebuah penyelenggara oleh otoritas yang berwenang. Bisa diperiksa sendiri, dan ketiadaan nama sama sekali adalah informasi penting.