Uang Sehari-hari
Cicilan: Berapa Sebenarnya yang Anda Bayar?
Jawaban singkatnya
Harga sebenarnya sebuah cicilan adalah total seluruh angsuran ditambah biaya-biayanya, bukan angka per bulan yang dipromosikan.
Iklan cicilan hampir selalu menonjolkan satu angka: berapa yang dibayar per bulan.
Angka itu memang kecil. Yang jarang ditonjolkan adalah angka besarnya: berapa total yang keluar sampai lunas.
Motor berharga Rp 20.000.000 ditawarkan dengan cicilan Rp 1.000.000 selama dua tahun. Terdengar ringan. Tapi Rp 1.000.000 dikali 24 bulan adalah Rp 24.000.000. Selisih Rp 4.000.000 itulah harga dari mencicil.
Perlu ditegaskan: mencicil bukan hal buruk. Untuk barang yang benar-benar dibutuhkan, seperti kendaraan untuk bekerja, mencicil bisa lebih masuk akal daripada menunggu bertahun-tahun.
Yang bermasalah adalah mencicil tanpa tahu totalnya, atau mencicil barang yang sebenarnya bisa ditunda.
Tiga pertanyaan sebelum memutuskan
- Barang ini kebutuhan sekarang, atau keinginan yang bisa menunggu?
- Kalau menabung dulu beberapa bulan, apakah saya bisa membelinya tunai?
- Kalau penghasilan saya berkurang, angsuran ini masih sanggup dibayar?
Setelah tahu totalnya, ada dua hal lagi yang perlu ditanyakan.
Contoh: motor Rp 20.000.000
| Uang muka | Rp 4.000.000 |
|---|---|
| Angsuran 24 × Rp 900.000 | Rp 21.600.000 |
| Biaya administrasi dan asuransi | Rp 1.200.000 |
| Total yang keluar | Rp 26.800.000 |
| Selisih dari harga tunai | Rp 6.800.000 |
Angka ilustrasi. Setiap penawaran berbeda, jadi hitung dengan angka penawaran Anda sendiri.
Yang perlu ditanyakan sebelum tanda tangan
- Berapa total seluruh pembayaran sampai lunas, termasuk uang muka?
- Biaya apa saja di luar angsuran: administrasi, asuransi, denda telat?
- Kalau saya ingin melunasi lebih cepat, ada potongan atau justru ada denda?
- Kalau terlambat sekali, apa akibatnya?
Perhatikan juga cara bunganya dihitung. Sebagian cicilan memakai perhitungan yang membuat angka persennya terdengar kecil padahal beban sebenarnya lebih besar. Karena itu, membandingkan total rupiah lebih aman daripada membandingkan persen.
Berapa batas cicilan yang wajar? Tidak ada angka yang berlaku untuk semua orang, tapi ada cara memeriksa yang bisa Anda lakukan sendiri.
Cara memeriksa beban cicilan Anda
- Jumlahkan seluruh angsuran per bulan: kendaraan, barang, pinjaman, kartu.
- Bandingkan dengan penghasilan bersih bulanan Anda.
- Lihat sisanya: masih cukup untuk kebutuhan pokok dan menyisihkan simpanan?
- Bayangkan penghasilan turun seperempat. Angkanya masih masuk, atau langsung minus?
Kalau langkah keempat langsung minus, itu tanda beban cicilan sudah terlalu rapat, sekalipun hari ini masih terbayar lancar.
Biaya yang sering baru terasa belakangan
- Denda keterlambatan, yang bisa dihitung harian
- Asuransi wajib yang ikut ditagihkan
- Biaya penagihan bila menunggak
- Denda pelunasan dipercepat, pada sebagian perjanjian
Semuanya tertulis di perjanjian. Meminta waktu untuk membacanya adalah hak Anda, dan penjual yang benar tidak akan keberatan.
Bagian ini memakai istilah aslinya. Kalau terasa berat, tidak apa-apa dilewati.
Dua metode yang umum: bunga flat, dihitung dari pokok awal sepanjang tenor, dan bunga efektif, dihitung dari sisa pokok yang menurun. Untuk beban yang sama, angka persen flat terlihat jauh lebih kecil daripada efektif.
Karena itu, membandingkan dua penawaran hanya lewat angka persen bisa menyesatkan bila metodenya berbeda. Total pembayaran adalah pembanding yang lebih jujur.
Pada metode flat, bunga tetap dihitung dari pokok awal sepanjang tenor meski pokok Anda sudah menyusut tiap bulan. Karena itu beban sebenarnya lebih besar daripada yang tersirat dari angka persennya.
Kalau penjual tidak bisa menyebutkan metode perhitungannya, mintalah tabel angsuran lengkap sampai lunas. Tabel itu memperlihatkan totalnya tanpa perlu berdebat soal istilah.
Boleh disalin apa adanya, lalu tanyakan ke siapa pun yang menawarkan sesuatu kepada Anda.
- Kalau semua dijumlahkan sampai lunas, saya membayar berapa?
- Bunganya dihitung flat atau efektif?
- Ada biaya apa lagi di luar angsuran bulanan?
Istilah di halaman ini
Bunga
Paling gampang: Tambahan yang dibayar peminjam sebagai balas jasa memakai uang Anda.
Contohnya: Anda pinjamkan Rp 1.000.000, setahun kemudian dikembalikan Rp 1.080.000. Rp 80.000 itu bunga.
Biaya
Paling gampang: Uang yang keluar bukan untuk membeli, tapi untuk mengurus.
Contohnya: Biaya transfer Rp 6.500 tiap kirim, biaya admin bulanan, potongan pajak.
Cicilan
Paling gampang: Membayar sedikit demi sedikit setiap bulan sampai lunas.
Contohnya: Motor Rp 20 juta dibayar Rp 1 juta per bulan selama 24 bulan, totalnya Rp 24 juta.
Pokok
Paling gampang: Uang dasar Anda, terpisah dari hasil apa pun.
Contohnya: Anda taruh Rp 2.000.000 lalu dapat hasil Rp 40.000. Pokoknya tetap Rp 2.000.000.
- Angsuran per bulan bukan harga sebenarnya.
- Kalikan angsuran dengan jumlah bulan, lalu tambahkan semua biaya.
- Bandingkan total rupiahnya, bukan angka persennya.
Menandai selesai hanya menyimpan catatan di perangkat Anda. Tidak ada akun dan tidak ada sertifikat.
Bacaan lain di topik Uang Sehari-hari
Dana Darurat Itu Apa, dan Berapa Idealnya?
Uang yang sengaja disiapkan untuk kejadian tak terduga, disimpan di tempat yang gampang diambil.
Bedanya Menabung dan Investasi Itu Apa?
Menabung menjaga uang tetap ada. Investasi berusaha menumbuhkannya, dengan menerima kemungkinan berkurang.
Kenapa Harga Naik Terus, dan Apa Artinya untuk Tabungan?
Uang Anda tidak berkurang jumlahnya, tapi yang bisa dibeli dengannya makin sedikit.