Langkah 5 dari 7 — Pahami risiko
Apa Itu Risiko? Contoh yang Kita Temui Setiap Hari
Jawaban singkatnya
Risiko adalah kemungkinan hasilnya tidak seperti yang Anda harapkan, dan itu hal biasa yang bisa disiapkan.
Risiko bukan kata menakutkan. Kita menghadapinya setiap hari dan tetap jalan.
Risiko sehari-hari
- Berangkat kerja bisa kena macet, jadi Anda berangkat lebih pagi
- Hujan bisa turun, jadi Anda bawa payung
- Dagangan bisa tidak laku, jadi Anda kulakan sedikit dulu
Yang berbahaya bukan risikonya, tapi risiko yang tidak Anda ketahui.
Tiga pertanyaan untuk mengukur risiko
- Seberapa besar kemungkinannya? Sering, jarang, atau hampir tidak pernah?
- Seberapa besar dampaknya? Kalau terjadi, saya kehilangan sebagian atau semua?
- Bisa saya tanggung? Kalau uang ini hilang, hidup saya masih jalan?
Pertanyaan ketiga yang paling penting. Kemungkinan kecil dengan dampak yang menghancurkan tetap tidak layak diambil kalau Anda tidak sanggup menanggungnya.
Aturan sederhana
- Jangan pakai uang untuk kebutuhan bulan depan
- Jangan pakai uang pinjaman
- Jangan taruh semuanya di satu tempat
- Mulai dari jumlah yang kalau hilang tidak mengubah hidup Anda
Bagian ini memakai istilah aslinya. Kalau terasa berat, tidak apa-apa dilewati.
Secara formal risiko dipisahkan menjadi kemungkinan (probability) dan dampak (severity). Pengukuran yang hanya melihat volatilitas rata-rata cenderung meremehkan kejadian langka berdampak besar.
Karena itu praktik yang lazim adalah menguji skenario terburuk (stress test), bukan sekadar melihat kinerja rata-rata.
Boleh disalin apa adanya, lalu tanyakan ke siapa pun yang menawarkan sesuatu kepada Anda.
- Kemungkinan terburuknya apa, dan seberapa sering terjadi?
- Kalau uang ini hilang seluruhnya, hidup saya masih jalan?
- Apa yang sudah disiapkan pihak ini kalau rencananya gagal?
Istilah di halaman ini
Risiko
Paling gampang: Kemungkinan sesuatu tidak berjalan sesuai rencana.
Contohnya: Anda bawa payung bukan karena pasti hujan, tapi karena mungkin hujan.
Diversifikasi
Paling gampang: Membagi uang supaya satu masalah tidak menghabiskan semuanya.
Contohnya: Telur tidak ditaruh di satu keranjang. Kalau satu keranjang jatuh, masih ada yang lain.
- Risiko bukan ramalan buruk, hanya kemungkinan yang perlu diketahui.
- Ukur dari kemungkinan, dampak, dan sanggup atau tidak Anda menanggungnya.
- Kalimat "tidak ada risiko" adalah tanda bahaya paling jelas.
Menandai selesai hanya menyimpan catatan di perangkat Anda. Tidak ada akun dan tidak ada sertifikat.
Bacaan lain di topik Hasil & Risiko
Kalau Dapat Hasil Setiap Hari, Siapa yang Bayar?
Setiap rupiah yang masuk ke kantong Anda keluar dari kantong seseorang. Pertanyaannya: kantong siapa?
Yield Itu Apa? Jelaskan Pakai Bahasa Warung
Yield adalah hasil dibandingkan modal, dalam bentuk persen. Ia menjawab: seberapa besar hasilnya untuk uang sebesar ini?
Kalau Nilainya Stabil, Apa Berarti Tidak Bisa Rugi?
Tidak. Harga yang stabil hanya menghilangkan satu jenis risiko dari beberapa jenis yang ada.