Aset Digital
Stablecoin Itu Apa? Kenapa Harganya Dibuat Stabil?
Jawaban singkatnya
Stablecoin adalah token yang dirancang mengikuti nilai suatu mata uang, dan kestabilannya bergantung pada cadangan serta janji penerbitnya.
Kalau harga sesuatu naik-turun tiap jam, ia repot dipakai untuk membayar. Stablecoin dibuat untuk mengatasi itu.
Panitia berjanji: satu kupon selalu bisa ditukar Rp 10.000. Selama panitia menyimpan uangnya dan mau menukar kapan pun, kupon itu terasa stabil. Kestabilannya datang dari janji dan uang cadangan, bukan dari kertas kuponnya.
Jadi stabil bukan berarti dijamin. Stabil berarti ada pihak yang berusaha menjaganya tetap stabil.
Cara kestabilan biasanya dijaga
- Dijamin uang tunai atau surat utang negara. Penerbit menyimpan aset dan siap menukar. Risikonya: kualitas cadangan dan kejujuran laporannya.
- Dijamin aset digital lain. Jaminannya dibuat berlebih supaya tahan guncangan. Risikonya: kalau jaminannya jatuh cepat.
- Diatur algoritma tanpa jaminan memadai. Ini yang secara historis paling rapuh; sudah ada contoh yang runtuh hingga hampir nol.
Kestabilan juga bergantung pada apakah Anda benar-benar bisa menukarkannya. Kalau penukaran dibatasi, harga di pasar bisa lepas dari angka yang dijanjikan.
Bagian ini memakai istilah aslinya. Kalau terasa berat, tidak apa-apa dilewati.
Istilah teknisnya peg: nilai yang ditargetkan. Saat harga pasar menyimpang dari target, peristiwa itu disebut depeg.
Yang menentukan ketahanan sebuah stablecoin adalah komposisi cadangan, hak penukaran (siapa yang boleh menukar dan dengan syarat apa), audit independen, serta status regulasinya di yurisdiksi penerbit.
Boleh disalin apa adanya, lalu tanyakan ke siapa pun yang menawarkan sesuatu kepada Anda.
- Cadangannya berbentuk apa, dan siapa yang memeriksanya?
- Siapa yang boleh menukar kembali, dan dengan syarat apa?
- Pernah tidak nilainya lepas dari targetnya?
Istilah di halaman ini
Stablecoin
Paling gampang: Token yang dibuat supaya harganya tidak naik-turun, biasanya mengikuti dolar.
Contohnya: Kupon yang dijanjikan selalu bisa ditukar Rp 10.000, selama panitianya sanggup.
Cadangan
Paling gampang: Simpanan yang dipakai penerbit untuk menepati janjinya.
Contohnya: Panitia menyimpan uang tunai supaya semua kupon bisa ditukar kapan saja.
Penerbit
Paling gampang: Yang membuat dan berjanji. Kalau dia gagal, janjinya ikut gagal.
Contohnya: Panitia yang mencetak kupon adalah penerbitnya.
- Stabil adalah tujuan desain, bukan jaminan hukum.
- Kestabilan datang dari cadangan dan hak penukaran, bukan dari tokennya.
- Sudah ada contoh stablecoin yang runtuh hingga hampir nol.
Menandai selesai hanya menyimpan catatan di perangkat Anda. Tidak ada akun dan tidak ada sertifikat.
Bacaan lain di topik Aset Digital
Token Digital Itu Apa? Bayangkan Seperti Kupon
Token adalah catatan kepemilikan digital. Nilainya tergantung apa yang tertulis di balik catatan itu.
Kenapa Ada Aset Digital yang Bisa Memberikan Hasil?
Alasannya sama seperti di dunia nyata: ada pihak yang memakai aset itu dan bersedia membayar.
Siapa yang Menyimpan Aset Kita?
Kalau bukan Anda yang memegang kuncinya, berarti ada pihak lain yang memegangnya untuk Anda. Ini disebut kustodi.